Jumat, 25 Oktober 2013

Glossarium Teknik Bodi Otomotif Jilid 1 untuk SMK

 

Glossarium Teknik Bodi Otomotif Jilid 1 untuk SMK
 

abrasive – bahan yang digunakan untuk memotong, menggrenda atau memoles logam
acetone – (aseton) cairan yang berwarna bening untuk mencairkan resin yang akan dibuat menjadi komponen fiberglass.
acrylic – bahan kimia jernih yang digunakan pada cat semprot dan memberi pengaruh mengkilap
adhesive – bahan perekat (lem)
aki – sumber listrik yang digunakan pada kendaraan untuk berbagai sistem kerja, seperti sistem pengapian, kelistrikan bodi, assesoris dan lainnya.
arm rest – komponen bodi otomotif sebagai penyangga (sandaran) lengan pada kendaraan, misalnya sandaran tangan pada kursi, juga pada door trim.
attachment – perangkat atau peralatan tambahan untuk mempermudah pekerjaan perbaikan kendaraan
auto stop – komponen yang berfungsi untuk menghentikan sistem kerja pada kendaraan pada kondisi tertentu.
axle – batang yang digunakan sebagai poros pada roda-roda kendaraan
belt – sabuk
bracket – konstruksi rangka yang digunakan untuk memasang komponen lainnya.
bumper arm – komponen penyangga bumper pada mobil (lengan) yang menghubungkan bumper kendaraan dengan rangka-chassis
bumper sub – sambungan bumper kendaraan, biasanya di bagian samping.
center pillar – bagian bodi kendaraan untuk menopang atap kendaraan, di sedan, digunakan untuk memisahkan pintu depan dan pintu belakang
chassis – rangka kendaraan yang digunakan sebagai menempelkan komponen yang lain.
clip – komponen pengunci untuk menempelkan komponen yang satu ke komponen yang lain, misal trim ke bodi kendaraan
cobalt - Cairan kimia berwarna kebiru-biruan sebagai bahan aktif pencampur katalis agar cepat kering, terutama apabila kualitas katalisnya kurang baik dan terlalu encer
coil – lilitan atau kumparan dari kabel seperti pada koil pengapian atau transformator.
cold soldering – menyatukan beberapa komponen dengan cara menempelkannya dengan .timah.
coloumn switch – panel yang berisi saklar-saklar pada kemudi digunakan untuk mengoperasikan berbagai sistem oleh pengemudi.
composite – konstruksi rangka kendaraan dimana antara bodi kendaraan dan rangkanya terpisah dan banyak digunakan pada kendaraan lama dan pangangkut beban seperti bus dan truck.
constant voltage relay – komponen yang mengatur pembatasan tegangan untuk keamanan dari sirkuit kelistrikan.
crane – alat yang digunakan untuk memindahkan komponen yang berat, biasanya menggunakan konsep hidrolik/dongkrak.
crank arm – komponen sistem kemudi sebagai lengan yang menempelkan batang-batang kemudi dengan rangka kendaraan.
cutter – alat pemotong
dash panel – bagian bodi kendaraan bagian depan kendaraan yang memisahkan ruang mesin dengan ruang penumpang
deck lid – komponen bodi kendaraan sebagai tempat mengangkut barang (bagasi) di bagian belakang kendaraan.
distorsi – perubahan yang terjadi karena adanya pengaruh lain atau karena adanya perlakukan.
dolly – peralatan terbuat dari logam dengan bentuk dan ukuran bervariasi digunakan untuk melakukan perbaikan bodi kendaraan, seperti fender dan bodi lainnya
door regulator handle – alat untuk memutar kaca pintu pada kendaraan.
door trim – penutup pintu bagian dalam dari sebuah kendaraan, sekaligus sebagai pemanis atau hiasan dan difungsikan untuk menempelkan komponen-komponen lainnya.
epoxy – bahan untuk meratakan permukaan dari logam yang berbahan dasar plastik
ergonomi – suatu ilmu yang mempelajari kesesuaian antara alat bantu manusia dengan struktur tubuh manusia sehingga nyaman digunakan dan mengurangi kelelahan.
erosil – bahan seperti bedak putih, sebagai perekat mat agar fiberglass menjadi kuat dan tidak mudah patah/pecah
evaporator – pengubah panas dalam sistem AC yaitu merubah dari cair ke gas dan menyerap panas dari lingkungan sekitar
fading – perubahan warna dari aslinya sebagai akibat dari cuaca
fiberglass – bahan yang dibuat dari gabuangan beberapa zat kimia (bahan komposit) yang akan mengeras setelah waktu tertentu.
frame – struktur dari bodi kendaraan yang terbuat dari logam sebagai dudukan dari mesin, roda-roda, dan kabin
fuel gauge – alat (sensor) yang digunakan untuk mengukur jumlah bensin di dalam tanki
fuse – komponen yang didesain (dibuat) untuk membuka sirkuat kelistrikan ketika terjadi hubungan singkat untuk mencegah kebakaran
fusible link – komponen kelistrikan yang terdiri dari kabel yang mudah putus ketika dilalui oleh arus yang besar, berfungsi untuk keamanan apabila terjadi hubung singkat.
grease – bahan padat yang digunakan untuk memberikan pelumasan pada komponen-komponen kendaraan yang bergerak.
halogen – salah satu jenis lampu depan kendaraan yang memiliki sinar lebih terang dari pada lampu biasa.
handle – merupakan alat pemegang, bisa berfungsi untuk memegang alat-alat tangan atau komponen kendaraan yang berfungsi untuk membuka pintu kendaraan.
hard soldering – menyatukan beberapa komponen dengan cara memberikan perlakuan panas, sehingga kedua bahan mencair bersama untuk membuat ikatan., misal las
hardwood – merupakan komponen kendaraan yang terbuat dari bahan adonan kayu yang dipress sehingga menjadi keras.
head lights – lampu-lampu pada bagian kendaraan untuk memberikan sinar yang cerah di depan kendaraan
headlining – bagian kendaraan yang berfungsi sebagai hiasan atap kendaraan bagian alam atau plafon kendaraan.
hood – bagian dari bodi kendaraan yang dipasang di atas mesin sekaligus melindungi mesin
hydraulics – penggunaan zat cair bertekanan untuk memindahkan tenaga atau menaikkan tenaga
infra lamp – lampu infra untuk membantu proses pencampuran warna cat.
inside door handle – pegangan pintu bagian dalam dari kendaraan, juga berfungsi untuk membuka pintu dari arah dalam.
integral – konstruksi yang menyatu
jackstand – alat yang digunakan untuk menyangga kendaraan saat
melakukan perbaikan dan dapat distel ketinggiannya.
junction block – komponen dari sirkuit kelistrikan yang berisi sambungan dari kabel baterai ke sistem-sistem lainnya.
katalis - cairan jernih dengan bau menyengat berfungsi sebagai pengering agar resin lebih cepat mengeras.
knuckle arm – komponen sistem kemudi yang berfungsi sebagai engsel yang menopang roda-roda depan agar tetap bisa dibelokkan.
laminated – bahan yang terbuat dari lembaran tipis
lid hange – gantungan dari lid (kap)
masking – bahan yang digunakan untuk menutup bodi kendaraan, biasanya melindungi bodi kendaraan yang tidak akan dicat.
mat - anyaman mirip kain (model anyaman halus/ kasar/ atau besar dan jarang-jarang berfungsi sebagai pelapis campuran/adonan dasar fiberglass, sehingga sewaktu unsur kimia tersebut bersenyawa dan mengeras.
metallurgi – ilmu yang mempelajari tentang logam atau metal
mirror – kaca spion untuk bodi kendaraan atau cairan kimia kebiruan menyerupai spiritus untuk melapis antara master mal/cetakan dengan bahan fiberglass agar tidak lengket dicetakannya.
monocoq – konstruksi rangka kendaraan dimana antara bodi kendaraan dan rangkanya menyatu dan banyak digunakan pada kendaraan sedan.
moulding – komponen bodi kendaraan sebagai pelindung bodi kendaraan, misal moulding pada pintu, melindungi pintu dari goresan ketika dibuka.
mounting bolt – baut dudukan mesin
packing – bahan yang digunakan untuk menempelkan komponen yang satu dengan lainnya terbuat dari kertas atau kertas khusus.
pigment – zat yang digunakan untuk memberikan warna pada bahan lain, seperti cat atau fiberglass.
polisher – alat yang digunakan untuk memoles bodi kendaraan yang digerakkan oleh motor listrik
polyurethena – bahan membuat busa pada kursi kendaraan.
porous – proses pengeroposan dari plat bodi kendaraan.
power steering – sistem pegemudian yang menggunakan tekanan hidrolik untuk meringankan kerja pengemudi ketika akan membelok
putty – bahan tipis yang digunakan untuk mengisi permukaan yang tidak rata pada bodi kendaraan (dempul)
ram – silinder yang berisi piston yang digerkkan menggunakan tekanan oli/ hidrolik yang digunakan untuk memperbaiki rangka dan bodi kendaraan
refrigerant – cairan yang digunakan untuk menyerap panas pada sistem AC
regulator – pengatur
relay – komponen kelistrikan untuk memperpendek sirkuti kelistrikan dan memperkuat arus yang mengalir
relay block – kumpulan relay
relay rod – batang penyambung
repainting – pengecatan ulang
reserve masking – melaksanakan penutupan pada bagian bodi kendaraan untuk pengecatan dengan jalan melipat masking kearah dalam untuk menghindari membentuknya batas cat lama dengan cat baru.
resin - bahan berbentuk cairan kental seperti lem, berkelir hitam atau bening yang berfungsi untuk mengencerkan semua bahan – bahan untuk membuat fiberglass
retainer – alat yang digunakan untuk menahan komponen lain, seperti kap mesin.
roof – atap kendaraan
rotary vane – jenis dari pompa yang memanfaatkan sirip-sirip (sudu), dan karena putaran menimbulkan gaya sentrifugal.
safety glass – kaca yang didesain untuk kendaraan yang memiliki sifat tidak membahayakan penumpang bila terjadi kecelakaan.
sander – mesin pengamplas yang digerakkan oleh listrik atau udara dengan gerakan lurus atau melingkar
sealed beam – lampu kendaraan yang terbungkus kaca tetap sehingga kalau bolamnya putus harus diganti sekalian rumahnya.
sealer – bahan kendaraan sebagai perekat komponen baik berbentuk cair ataupun padat.
shaft – poros
shielded metal arc welding/smaw – cara pengelasan busur nyala listrik dengan elektrode terbungkus..
shim – lembaran tipis yang digunakan untuk memberikan ketebalan tertentu.
soldering – proses menempelkan beberapa komponen dengan cara memanaskannya
solvent – bahan kimia cair yang digunakan untuk mengencerkan cat
spot repainting – pengecatan sebagian pada bodi kendaraan yang cacat atau rusak, dan harus sama dengan warna secara keseluruhan.
spray booth – ruangan yang digunakan untuk melakukan pengecatan dilengkapi dengan cahaya dan ventilasi yang cukup
steering gear – roda-roda gigi yang terdapat pada rumah roda kemudi.
steering linkage – sambungan-sambungan dari sistem kemudi.
steering main shaft – batang utama kemudi.
steering shaft center – pusat batang kemudi kendaraan
steering wheel – roda kemudi untuk membelokkan kendaraan.
stream lining – permukaan bodi kendaraan yang dapat meminimalkan hambatan sehingga mengurangi beban kendaraan
tack weld – melakukan pengelasan awal dengan jalan membuat las titik pada dua plat atau logam.
tensile strength – kekuatan tarik
thermistor – komponen yang berfungsi sebagai sensor dari sistem tertentu yang memiliki tahanan yang berubah-ubah tergantung panas.
tie rod – komponen sistem kemudi paling luar yang dekat dengan roda dan dapat distel untuk menentukan besarnya toe in/out.
tie root – batang yang menghubungkan pitman arm dan knuckle arm atau komponen yang menghubungkan roda depan kendaraan dengan mekanisme kemudi
tilt handle – pengatur ketinggian batang kemudi kendaraan.
track – penjejakan roda kendaraan
tubeless tire – roda kendaraan yang tidak memerlukan ban dalam.
vacuum – tekanan negatif di bawah tekanan udara atmosfer
vinil – bahan yang terbuat dari kain untuk interior kendaraan.
washer – alat yang digunakan untuk memompa air untuk membersihkan
kaca ketika wiper dihidupkan.
welding – proses menyambung beberapa logam dengan jalan menyatukannya dengan panas
winshield – kaca depan kendaraan
wiper – alat yang digunakan untuk membersihkan kaca kendaraan.
wiring harness – kumpulan dari kabel-kabel dalam kendaraan yang disatukan untuk mempermudah perawatan dan perbaikan serta terlihat rapi.

 

 

Teknik Bodi Otomotif

Download Buku

 

Rabu, 16 Oktober 2013

Glosarium Agribisnis Ternak Ruminansia Jilid 3 untuk SMK

 

Glosarium Agribisnis Ternak Ruminansia Jilid 3 untuk SMK

 

Alfatokoferol : Vitamin E

Argali : Jenis domba dari Asia kecil

Artificial Insemination : Inseminasi buatan (IB)

 

Bagging : Mengemas

Balance sheet : Neraca

Bos sondaikus : Banteng

Breeding : Pembibitan

Bubalus : Kerbau

Butter : Mentega

BX : Brahman cross

 

Ca : Calcium

Calving interval : Interval beranak

Cash flow : Aliran dana

Catching : Menangkap ternak

Cesar : Operasi mengeluarkan bayi sapi

Cheese : Keju

Chopper : Mesin pencacah rumput

Co : Cobalt

Cross breed : Ternak silang

Cu : Copper  

Cyanocobalalanin : Vitamin B12

 

DE : Digestible Energy

Deficiency : Kekurangan suatu zat gizi

Dehorning : Menghilangkan tanduk

Disease control : Pengendalian penyakit

Dosing : Menimbang sesuai dosis

DP : Digestible Protein

Dry period : Masa sapi tidak memproduksi susu (kering)

Dry lot fattening : Penggemukan sapi dengan pakan konsentrat

 

EAT : Earning After Tax

EBIT : Earning Before Interest and Tax

EBT : Earning before tax

Ergocalciferol : Vitamin D

Estrus : Birahi

 

Fe : Fero

Feces : Kotoran ternak

Feed : Pakan

Feeding : Pemberian pakan

Fix Cost : Biaya tetap

Freemartin : Anak sapi betina dari kembar dampit yang Mandul

Friesian Holstein : Jenis sapi perah

 

GE : Gross Energy

Grading up : Persilangan dengan ternak yang mutu genetisnya lebih baik

Grinding : Menggiling

Good Management Practices : Praktek pengelolaan yang baik

 

Handling : Penanganan ternak

Hay : Rumput kering

 

I : Iodium

Inbreeding : Kawin keluarga

 

K : Kalium

Kalori : Satuan energi

KKK (K3) : Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Kerbau Murah : Kerbau dari India

King grass : Rumput raja

Colostrums : Susu awal laktasi

KUD : Koperasi Unit Desa

KW : Kilo Watt

 

Laktasi : Masa produksi susu

Least cost formula : Formula pakan dengan biaya termurah

Leguminosa : Kacang-kacangan

 

Marking : Memberi tanda ternak

Mastering: : Menggiring ternak

ME : Metabolism Energy

Mg : Magnesium

Mixer : Mesin pencampur pakan konsentrat

Mixing : Mencampur pakan

Mn : Mangan

Mo : Molybdenum

Molasses : Tetes tebu

 

NE : Net Energy

NPN : Non Protein Nitrogen

NRC : National Research Council

 

Out crossing : Silang luar

Ovarium : Sel telur

 

P : Phosphor

Pasture : Padang rumput

Pelvic : Saluran kelahiran

Penis : Alit melamine junta

Penisetum Purpureum : Rumput gajah

Polls : Sobekan rumput

PPH : Pajak penghasilan

PPN : Pajak pertambahan nilai

Pyridoxine : VitaminB6

 

Rancidity : Ketengikan

Retinol : Vitamin A

Riboflavin : Vitamin B2

Rpm : Rotary per Minute

 

S : Sulfur (belerang)

Se : Selenium

Silage : Rumput terfermentas

Silo : Tempatpembuatansilase

Skrotum : Testis

Software : Perangkat lunak

Storing : Menyimpan pakan

Sweet Condensed Milk : Susu kental manis

 

TDN : Total Digestible Nutrient

Testimony : Kesaksian

Testosterone : Hormon ternak jantan

Thiamin : Vitamin B1

 

Uterus : Kandungan

 

Vagina : Alat kelamin betina

Variable cost : Biaya variabel

VFA : Volatile Fatty Acid

 

Whey : Limbah pembuatan keju

 

Zebu : Jenis sapi dari India

Zn : Zink

 

 

more articles

Download Buku

Selasa, 15 Oktober 2013

Daftar istilah dan singkatan buku Teknik Sepeda Motor Jilid 1 SMK

 

Daftar istilah dan singkatan buku Teknik Sepeda Motor Jilid 1 SMK

 

 

Tabel Daftar istilah dan singkatan

 

No

Istilah

Singk

Penjelasan

1

Accelerator pump

AC

Pompa yang terdapat di dalam karburator untuk menaikkan jumlah bahan bakar atau menggemukkan campuran.

2

Air/fuel Ratio

A/F Ratio

Air/fuel ratio merupakan perbandingan berat campuran udara/bahan bakar yang membentuk gas yangsiap terbakar.

3

Automatic Timing Unit

ATU

Adalah unit berfungsi mempercepat timing pembakaran.

4

Bearing

--

Merupakan susunan bola keras tersusun melingkar untuk melancarkan putaran sehingga tidak terjadi panas.

5

Bore

--

Diameter silinder

6

Bottom Dead Center

BDC

Posisi piston terdekat dari poros engkol. Piston seakanberhenti pada waktu berba-lik arah ke posisi TDC (TMB)

7

Brake Horse Power

BHP

Ukuran kekuatan motor (output)

8

Camshaft

Poros putar untuk menggerakkan katup buang dan katup masuk, sejalan dengan putaran mesin.

9

Compression Ignition

CI

Motor bakar dengan pembakaran dipicu oleh campuran bahan bakar dengan tekanan dan temperatur tinggi. 

10

Compression ration

CR

Perbandingan volume ruangan silinder tambah ruang bakar dengan volume ruang bakar.

11

Carburattor

Carb.

Merupakan komponen berfungsi mencampurkan bahan bakar dan udara secara tepat.

12

Charging system Clutch

--

Sistem pengisian battery dari alternator, rectifier dan regulator

13

Crankshaft

Poros putar (poros engkol) berfungsi merubah gerakan turun naik piston menjadi putaran

14

Detonation

Pembakaran yang terjadi pada ruang bakar, tetapi diluar timing yang direncanakan.

15

Electrolyte

-

Adalah cairan (air keras) pengisi dalam batery yang terdiri dari asam sulfat dan air aki.

16

Internal Combustion Engine

ICE

Motor bakar dengan pembakaran terjadi di dalamsilinder.

17

Society of Automotive Engineer

SAE

Standar kekentalan minyak pelumas

18

Spark Ignition

SI

Motor bakar dengan pembakaran dipicu oleh busi.

19

Top Dead Center

TDC

Posisi piston terjauh dari poros engkol. Piston seakan berhenti pada waktu berbalik arah ke posisi terdekat dari poros engkol. Pembakaran tidak terjadi pada waktu posisi terjauh, melainkan beberapasaat sebelum TDC (bTDC). Bila sesudah posisi TDC disebut aTDC atau TMA

20

Direct Injection

DI

Bahan bakar diinjeksi langsung ke ruang bakar

21

Indirect Injection

IDI

Bahan bakar diinjeksi melalui chamber sebelum masuk ke ruang bakar

22

Octane rating

Jumlah bahan octane pada bahan bakar, dipakai sebagai ukuran Nilai Oktan. Semakin tinggi NO semakin tinggi temperatur bakar (knockresistence)

23

Oil Injection

Sistem pelumasan dengan mesin, dimana minyak pelumas diinjeksikan kedalammesin.

 

 

baca selengkapnya Teknik Sepeda Motor


 

Facebook Comments